Infoginekologi.web.id sebagai penyedia pengetahuan dan artikel informasi kesehatan wanita online seperti penyebab, pencegahan dan cara mengatasi

Klamidia Merupakan Penyakit Mematikan Manusia

Penyakit klamidia merupakan salah satu penyakit menular seksual yang umumnya disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Penyakit ini mempengaruhi hampir dari 1,5 juta orang yang ada di Amerika pada tiap tahunnya. Penyakit ini dapat menyerang pada orang orang yang berusia muda yang bisa menghasilkan sebagian besar menjadi kasus baru. Chlamydia trachomatis tidak bisa memproduksi di luar tubuh manusia, sehingga dapat terinfeksi pada mereka yang hanya telah mengalami dari orang yang sudah terinfeksi.

Klamidia


Meskipun ini, penyakit klamidia hampir selalu terinfeksi melalui hubungan seksual yang juga dapat diteruskan ke bayi mereka saat akan melahirkan dari Ibu yang sudah terinfeksi.

Gejala dan Mendiagnosa Klamidia


Klamidia sering menyebabkan dengan adanya gejala ringan, dan ini sering tidak dapat terlihat sampai pada beberapa minggu setelah terkena atau terinfeksi. Gejala klamidia dapat bermanifestasi sebagai nyeri disaat buang air kecil dan nyeri di bagian perut bawah dan ini juga terdapat pada pria maupun wanita. Selain itu, pasien dari laki laki mungkin akan mengalami keputihan dan hubungan seksual yang menyakitkan. Karena gejala dari yang ringan, ini dapat menunjukkan penyakit kurang serius seperti abladder atau disebut juga infeksi ragi yang menjadi gejala gejala yang sering dianggap sebagai hal yang tidak penting. Meskipun dari penyakit klamidia dapat menjadikan gejala ringan atau tidak, tentunya dengan penyakit ini bisa menimbulkan gejala yang serius jika tidak ditangani dengan serius. Infeksi dapat mengakibatkan adanya kompliasi seperti radang panggul akut yang bisa menyebabkan kerusakan permanen pada organ reproduksi wanita. Oleh karena itu, ini penting bagi orang yang berisiko dapat diuji secara teratur. Setiap cairan yang tidak biasa ataupun sakit ini harus dilaporkan ke dokter.

Penyebab Penyakit Klamidia


Penyebab utama yang diketahui dari clamidia adalah infeksi dari bakteri Chlamydia trachomatis yang ditularkan melalui hubungan seksual tanpa menggunakan kondom. Mitra dari pasangan juga dapat terinfeksi dan bahkan dari ejakulasi tidak terjadi. Selain itu juga pasien yang telah dirawat karena dari Chlamydia juga dapat terinfeksi kembali dari pasangan yang teinfeksi. Siklus dari terjadinya reinfeksi ini sangat umum. Dalam beberapa kasus Chlamydia juga dapat ditularkan kepada bayi selama proses kelahiran dari Ibu yang terinfeksi.

Pencegahan


Chlamydia menjadi penyakit umum yang terinfeksi melalui kontak langsung seksual. Setiap orang yang aktif secara seksual dapat dianggap berisiko, meskipun di usia mudah berada pada risiko yang lebih tinggi secara proporsional. Selain itu, pria homoseksual juga dapat melihat contoh yang lebih tinggi dari infeksi Chlamydia. Oleh karena itu, profesional dari media daoat merekomendasikan pengujian untuk orang orang dengan memiliki gejala. Semua orang yang aktif secara seksual di bawah usia 25 tahun dan juga pria homoseksual. Cara yang paling efektif untuk mencegah penyebaran klamidia adalah dilarang melakukan hubungan seksual yang berganti pasangan. Namun, penggunaan dari kondom lateks dapat menghambat kehamilan dan mengurangi resiko tinggi. Selain itu, menjaga hubungan seksual monogami dengan seseorang yang diketahui bebas infeksi dan pengujian secara teratur yang dapat membantu dalam mengirango risiko penularan klamidia. Jika selama terinfeksi, hindari kontak seksual selama pengobatan dan menjauhkan diri dari mitra seksual Anda yang terinfeksi klamudia.

Pengobatan


Pada saat ini, klamidia dapat diobati dan disembuhkan. Bahkan ketika sembuh dan dinyatakan timbul kembali dari akibat infeksi Chlamydia tidak dapat dibatalkan. Sebuah pengobatan rutin selama tujuh hari dalam antibiotik adalah rute pengobatan yang paling efektif. Selama melakukan perawatan, klamidia tidak harus mendapat kontak seksual selama pengobatan untuk menghindari penyebaran terhadap penyakit kelamin kepada mitra atau mungkin menjadi terinfeksi kembali. Selain itu, pasangan seksual dan mantan dalam dua bulan sebelumnya harus ditangani dengan kursus yang sama selama antibiotik untuk menjaga infeksi dari secara berulang.

Perkembangan terbaru klamidia


Para ilmuwan berhasil dapat mengobati dan menyembuhkan penyakit klamidia dengan pilihan obat yang tersedia saat ini. Sayangnya, klamida sering berulang pada pasien dari akibar paparan yang terus berlanjut sampai pada pasangan seksual atau mantan. Pada saat ini para ilmuwan sedang bekerja pada perkembangan vaksin klamidia.

Klamidia Merupakan Penyakit Mematikan Manusia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Info & Artikel Kesehatan